Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemkab Mura Bangun Bendungan di Sukaraya Baru

oleh

MUSI RAWAS, JS – Guna meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Tata Ruang dan Pengairan (PUCK-TRP) membangun bendungan dan 3(tiga) kilometer lebih saluran irigasi baru. Minggu, (10/11).

Kepala Dinas PUCK-TRP Kabupaten Musi Rawas, H Ristanto Wahyudi mengatakan, tujuan utama dibangun bendungan dan jaringan irigasi di Sungai Dulu Desa Sukaraya Baru Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas, untuk meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat Musi Rawas.

“Sebelumnya dilokasi ada bendungan lama semi teknis yang sudah rusak berat. Saat ini kita bangun bendungan dan tiga ribu meter lebih saluran irigasi baru,”ujar H Ristanto.

Bendungan teknis, lanjut dia, yang pertamakali dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) APBD Kabupaten Musirawas tahun anggaran 2019 ini direncanakan berpotensi mengairi sekitar 200 hektar lahan pertanian sawah.

“Bendungan dI Sukaraya Baru ini, dibangun disekitar lokasi bendungan lama yang dibangun pada tahun 1995 lalu,”paparnya.

Dia menambahkan, bendungan yang masih dalam tahap pengerjaan tersebut berdasarkan jadwal, diperkirakan pada akhir Desember 2019 pembangunan bendungan selesai dikerjakan dan dapat berfungsi mengairi lahan pertanian. Sebelumnya ada sekitar 50 hektar sawah masyarakat di wilayah setempat.

“Jika pembangunannya selesai akan dilakukan cetak sawah baru sesuai kapasitas bendungan melalui dana desa,”jelasnya.

Adapun data teknis pembangunan bendungan Sukaraya Baru, yakni data hidrologi debit banjir rencana 75,540 meter kubik per detik. Sedangkan debit normal rencana 2,30 meter kubik per detik dan kebutuhan air pengambilan 1,2 liter per detik per hektar.

Adapun panjang saluran primer bendungan ini sepanjang 1.664 meter atau sekitar 1,66 km. Sedangkan panjang saluran sekunder 444 meter dan panjang saluran pasangan sepanjang 2.108 meter atau sekitar 2,1 km. *Reki Alpiko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *