Perpisahan Dibatalkan, Siswa SMKN Tugumulyo Desak Uang Dikembalikan

oleh

 # Siswa : Dari Awal Tak Melibatkan Wali Siswa

MUSI RAWAS, JS – AJANG perpisahan tahunan yang digelar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tugumulyo yang beralamat di Jalan Jend Sudirman Desa Q1Tambah Asri Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, kembali menuai polemik.

Pasalnya, dari data yang dihimpun awak media Jurnal Silampari.com, diketahui perpisahan yang dijadwalkan 23 April mendatang dibatalkan lantaran merebaknya wabah Virus Corona (Covid-19).

Dampak dari pembatalan tersebut, siswa kelas XII mendesak Pihak Sekolah dan Panitia Pelaksana agar segera mengembalikan uang yang telah mereka setorkan sebesar Rp.150.000,-/siswa.

“Kami mendesak Pihak Sekolah dan Panitia segera mengembalikan uang kami. Jika Panitia beranggapan sebagian uang telah dibayarkan ke orderan catering. Maka, kami minta sisanya terlebih dahulu dikembalikan. Misal dari jumlah Rp 55 juta tersebut sudah dibayarkan ke catering Rp. 17 jutaan, berarti sisanya sekitar Rp. 37 jutaan dibagi 370 siswa. Urusan catering itu urusan Panitia, Jika dikembalikan, dibagi kembali ke kami,”desak siswa yang minta namanya dirahasiakan, (11/4).

Lebih lanjut siswa tersebut menjelaskan jika proses dari awal direncanakan perpisahan ini pun pihaknya menganggap sudah salah karena disinyalir tanpa melibatkan Wali Siswa.

“Dari awal tak melibatkan Wali Siswa saat perencanaan maupun penetapan nominal besaran biaya yang diwajibkan kepada kami, tau-tau sudah ditentukan sebesar Rp.150.000,-/siswa. Kami menduga ada oknum dibelakang layar yang turut berperan,”paparnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN Tugumulyo, Robiyanto melalui Panitia Pelaksana, NU, saat dikonfirmasi via ponsel pribadinya, membenarkan jika kegiatan perpisahan dibatalkan.

“Tidak ada guru yang terlibat sama sekali, ini inisiatif sendiri. Tentu, selaku Panitia Pelaksana, akan bertanggung jawab penuh dengan uang yang sudah kami terima,”ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa jumlah siswa kelas XII berjumlah 370 siswa, dimana sudah termasuk gabungan dari SMK Purwodadi.

“Kita tidak bisa mengembalikan utuh karena uangnya sudah dibayarkan ke pihak Catering Keluarga Kita dengan perincian 882 porsi seharga Rp. 20.000,-. Sementara pihak catering juga tidak bisa mengembalikan secara penuh karena mereka telah membeli bahan bakunya,”bebernya.

Terpisah, Refi selaku pihak Catering Keluarga Kita saat dikonfirmasi via telepon pribadinya membenarkan jika pihak SMKN Tugumulyo telah membayar lunas orderan nasi rendang sebanyak 880 porsi dengan harga Rp.20.000,-.

“Ada pengembalian, dipotong duit,”pungkasnya.(Alfie).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *