Ny. Rita Devi Suhartoni Raih Penghargaan CPPPI

oleh -1.351 Dibaca

BANDUNG, JS – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas Utara periode 2016-2017, Ny. Rita Devi Suhartoni mendapatkan piagam penghargaan “Citra Perempuan Penggerak Pembangunan Indonesia” sebagai figur perempuan Indonesia berprestasi tahun 2017-2018 bertempat di Hotel Ibis Bandung,  Jum’at (2/2)

Penghargaan tingkat nasional itu dianugerahkan dalam even malam anugerah prestasi dan pengabdian Tokoh Indonesia 2017-2018 oleh Yayasan Penghargaan Indonesia dan Studio Seven Production dan diberikan oleh Anggota Senior DPR RI,  Ny.  Popong Otje Djunjunan.

“Penghargaan ini tentunya sangat membahagiakan bagi saya pribadi dan masyarakat Muratara, dikarenakan karya kita dalam membangun dan membina PKK di Muratara dinilai selama ini di tingkat nasional,”ungkap isteri H.  Devi Suhartoni, kemarin.

Lanjut Ny.  Rita Devi Suhartoni penghargaan ini tak terlepas dari kerja keras Anggota PKK baik di Pokja masing-masing hingga tingkat Kecamatan maupun Desa dalam melaksanakan program yang sudah dicanangkan.

“Penghargaan dinilai langsung oleh Pusat, program yang dijalankan oleh saya dan pengurus PKK konsen dalam dunia pendidikan, kesehatan dan juga ekonomi kerakyatan. Di bidang pendidikan, kami mengembangkan ruang baca, salah satunya di rumah dinas Wakil Bupati Musi Rawas Utara yang dinamakan rumah pintar,”katanya.

Nah dengan disediakan ruang baca tadi tidak ada jarak antara masyarakat dengan dirinya maupun dengan Wabup sendiri, karena masyarakat dapat datang untuk membaca buku yang tersedia.

“Disini juga cara kita dalam mendengar aspirasi mereka yang datang dari berbagai kalangan dan daerah,”ujarnya.

Banyak lagi di bidang pendidikan, yakni mengembangkan TK Paud di Kabupaten Muratara, dalam rencananya akan ada TK Paud percontohan di Kabupaten Muratara.

Sambung Hj.  Rita Devi Suhartoni, di bidang kesehatan melalui PKK bekerjasama dengan Dinas Kesehatan membudayakan budaya hidup bersih melalu even germas.

Hal lain pihaknya tak segan mendatangi masyarakat tidak mampu yang mengeluhkan kesehatan, informasi yang didapatkan dari kadernya ditingkat desa ditampung, lalu iapun bersama Anggota PKK membantu agar berobat ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Selain  itu, di bidang ekonomi kerakyatan menggerakan ekonomi masyarakat dengan usaha kecilnya untuk dipamerkan di tingkat nasional,  salah satunya sirup jeruk dari Kecamatan Karang Jaya.

“Terakhir ini kita akan mengembangkan bank sampah,  semoga nanti bisa dilanjutkan,”harapnya.

Selain itu juga keberhasilan dalam mendapatkan penghargaan ini tak terlepas dari binaan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Eliza Alex Noerdin yang telah membimbing dan membina PKK Kabupaten Musi Rawas Utara untuk maju dan sejajar dengan Kabupaten/ Kota lainnya.

“Kita sering berinteraksi kepada beliau, beliau sangat welcome membantu Muratara untuk lebih baik di kalangan ibu-ibunya dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Musi Rawas Utara,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Penghargaan Indonesia, Harry Rachman mengungkapkan dalam era reformasi sekarang ini, tak pelak lagi semakin dibutuhkannya tokoh-tokoh panutan bagi generasi muda Indonesia.

Lanjutnya, sosok tokoh panutan itu semakin dirasakan perlu lagi dengan semakin majunya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, suatu hal yang mengakibatkan globalisasi informasi dan komunikasi, termasuk gencarnya pengaruh budaya luar yang masuk ke Indonesia melalui media informasi dan komunikasi.

“Agar generasi muda tidak mengalami “Gegar Budaya” diperlukan adanya tokoh panutan yang bisa menjadi idola dalam pengertian positif. Sejalan dengan kehendak Negara Indonesia yang harus diisi oleh manusia yang Pancasilais, berkualitas, Kreatif, Inovatif dan mampu menghasilkan prestasi sesuai bidang masing – masing,”pungkasnya.*Rilis