Massa Rusuh, Polisi Bubarkan Pakai Water Canon

oleh -1.951 Dibaca

Lubuklinggau, JS – Ratusan massa pendukung salah satu calon mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau di kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1.

Kedatangan ratusan massa itu untuk memprotes hasil penetapan yang dilakukan oleh KPU karena pasangan calon jagoan mereka dianggap digagalkan KPU.

Ratusan massa yang tidak terima langsung marah-marah dan mencoba bertemu dengan ketua KPU.  Setelah bertemu massa tetap tidak terima dan mencoba mengejar ketua KPU.

Massa yang semakin beringas mencoba mendorong dan ingin menerobos blokade polisi bersenjata lengkap. Dorong-dorongan tak terelakan dan massa tetap ngotot ingin tetap masuk.

Situasi depan kantor KPU semakin mencekam, merasa keinginannya tak dituruti massa langsung melempari petugas dengan air kemasan, dan petasan sembari meminta KPU Lubuklinggau di bubarkan karena dianggap tidak independen.

Melihat situasi yang semakin memanas, ratusan anggota Brimob yang berjaga dibelakangnya langsung maju menahan massa, lalu membubarkan massa dengan water Canon.

Namun bukannya membubarkan diri,  massa malah membakar ban dan melakukan penjarahan dengan mengambil barang-barang yang ada di dalam kantor KPU.

Akhirnya petugas pun mengambil langkah tegas dengan memukul mundur dan membubarkan massa dengan beberapa kali tembakan peluru karet.

Rupanya kerusuhan tersebut merupakan gladi bersih bagaimana cara penindakan sispam pengamanan Pilkada kota Lubuklinggau 2018.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kabag OPS Polres Lubuklinggau Kompol Yudha Jumat (9/2) mengatakan Giat hari ini merupakan gladi bersih persiapan simulasi sispam kota  tanggal 14 Febuari nanti.

“Gladi bersih itu bertujuan untuk melihat kesiapan anggota saat pelaksanaan simulasi nanti apakah benar-benar siap mengamankan pengunjuk rasa,”katanya.

Selanjutnya Yudha menambahkan Supaya pada pelaksanaan nanti lebih terampil, anggota yang diturunkan dalam gladi bersih tersebut terdiri dari TNI, Brimob dan anggota Linmas  kurang lebih anggota yang diturunkan 400 orang. Dalam gladi bersih tersebut meliputi proses pengamanan logistik dan kota suara, untuk menghindari trouble, termasuk prosedur pengamanan ketua KPU kota Lubuklinggau dari amukan massa yang beringas.

“Terakhir proses pengamanan penanganan saat massa melakukan hal yang anarkis sampai melakukan pembakaran di depan kantor KPU,” ucapnya.*HA