Masa Kampanye, GmnI Ingatkan Tim Partai, Pemenangan dan Relawan Paslon

oleh

Lubuklinggau, JS – Perhelatan pesta Demokrasi lima tahunan akan berlangsung pada tanggal 27 juni 2018 mendatang, dalam menentukan Kepala Daerah.

KPU Kota Lubuklinggau telah menetapkan 3 (tiga) pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota sebagai Kontestan Politik yakni Paslon nomor 1 Toyeb-Sofyan (TOS), Paslon nomor 2 SN.Prana Putra Sohe-Sulaiman Kohar (Nan-Suko) dan Paslon nomor 3 Rustam Effendi-Riezky Aprilia (RR).

Saat ini sedang berlangsung masa Kampanye, DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Kota Lubuklinggau mencoba mengingatkan Relawan, Tim Kampanye/Pemenangan, Tim Partai Pengusung Pasangan Calon Kepala Daerah Lubuklinggau terkait beberapa hal penting.

Ketua DPC Gmni Kota Lubuklinggau Rike Dwi Putra melalui Waka Organisasi, Politik dan Hukum DPC kota Lubuklinggau Arieo Pandiko mengatakan masa kampanye ialah waktu dimana para Relawan, Tim Kampanye/Pemenangan, Tim Partai Pengusung masing-masing pasangan calon merupakan sebagai mesin penggerak (driving machine), melakukan tindakkan melalui usaha politik yang terorganisir dengan tujuan untuk mengambil simpati dan dukungan masyarakat, atau melakukan pembelokkan pecapaian lawan politik, maupun melakukan manuver politik serta adu strategi dan taktis lainnya.

“Kami meminta kepada seluruh Relawan , Tim Kampanye/Pemenangan, Tim Partai Pengusung pasangan calon untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengotori nilai-nilai Demokrasi, seperti melakukan kampanye hitam (Black Campain), politik uang (Money politic) dan politik identitas, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui media-media sosial,”kata Arieo Pandiko, Rabu (14/03/18).

Lebih lanjut Menurut Arieo Pandiko, seyogyanya Relawan Tim Kampanye/Pemenangan, Tim Partai Pengusung pasangan calon haruslah menjadi aktor Demokrasi yang mampu mencerdaskan masyarakat, yakni dengan cara yang mesti dilakukan Tim Kampanye/Pemenangan,Tim Partai Pengusung harus menjelaskan secara konkrit apa yang menjadi Visi/Misi serta program-program prioritas pasangan calon Walikota-Wakil Walikota yang didukungnya. Serta memperkenalkan jejak rekam pasangan calon Walikota-Wakil Walikota agar nantinya masyrakat memahami dan bisa dijadikan refrensi dalam menentukan pilihannya secara rasional dan objektif.

“Kami meyakini dengan menggunakan cara tersebut justru akan menunjukkan bahwa Relawan, Tim Kampanye/Pemenangan, Tim Partai Pengusung telah menunjukan integritasnya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dalam berdemokrasi, bukan dengan sebaliknya Relawan, Tim Kampanye/Pemenangan, Tim Partai Pengusung pasangan calon terjebak didalam ruang-ruang Pragmatisme dan Opertunisme yang menyesatkan masyarakat,”katanya.

Ditambahkan Arieo Pandiko semua harus menyadari bersama bahwa kota Lubuklinggau Merupakan letak Kota yang Strategis (Transit), yang dihimpit oleh Provinsi Bengkulu, Jambi dan Kota Palembang. Kiranya Relawan, Tim Kampanye/Pemenangan, Tim Partai Pengusung dimomen pesta Demokrasi Lima Tahunan ini dapat dijadikan sebagay ajang saling melengkapi dan menyempurnakan ide dan gagasan untuk pembangunan dan Kemajuan Kota Lubuklinggau ini kedepan.

“Kami mengucapkan selamat berkompetisi secara berkualitas dengan penuh rasa aman dan damai, politik ini sangatlah dinamis, beda pilihan itu memang biasa tapi jangan sampai beda pilihan kita putus tali persaudaraan,”tutupnya.*Akew

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *