Lagi, Proyek PUBM Milyaran Rupiah Kondisinya Sudah Rusak

oleh -792 Dibaca

MUSI RAWAS, JS – MirisProyek Peningkatan Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan belum genap setahun sudah mengalami kerusakan.

Proyek dengan sumber dana APBD 2019 tersebut,dengan judul Proyek Pemeliharaan Periodik berada di  Jalan Simpang Tanjung – Pulau Panggung – Binjai senila Rp.i 1.482.201.000.

Berdasarkan pntauan awak media di Lapangan, sebagian jalan mulai dari SP..Tanjung sampai Pulau Panggung kondisiinya sudah retak-retak mengelupas bahkan dibeberapa titik bagian tengah sudah seperti gunung yang hendak meletus.

Saban (65) warga sekitar lokasi saat dimintai tanggapan mengenai jalan tersebut berharap agar pihak pemerintah melalui dinas PUBM hendaknya benar-benar membangun bukan asal-asalan.

“Itu lihatlah sudah retak-retak mengelupas, ngembung bagian tengah, padahal baru,”katanya seraya menunjukan kondisi jalan, Sabtu (07/3).

Awalnya,lanjut dia, dirinya merasa bangga karena kepedulian Pemerintah untuk membangun jalan tersebut di tahun 2019 silam, namun kecewa kualitas jalan sangat jelek.

“Itu penilaian orang awam, orang desa dak tau kalau kamu,”urainya sambil balik bertanya.

Sementara Pegiat Anti Korupsi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perwira, Marwan, Minggu (08/03) saat dimintai tanggapan terkait jalan tersebut merasa geram dengan pihak PUBM dan bertanya-tanya kenapa beberapa proyek PUBM belum genap satu tahun dibangun sudah mulai rusak.

“PUBM tidak memperhatikan kualitas, dan kami menduga banyak jalan yang dibangun oleh PUBM terkesan dikerjakan asal-asalan,”tegasnya dengan geram.

Selanjutnya lanjut Marwan, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan bahan-bahan untuk membuat laporan ke Jaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan dan Polda Sumatera Selatan.

“Laporan kita bagi ada di masukan ke Kejati ada yang ke Polda, tinggal persoalan mana yang naik tergantung Kejati dan Polda Sumsel yang proses. Dan kita desak, pantau prosesnya,”bebernya.

Hngga berita ini diterbitkan, awak media belum mendapat keterangan dari pihak terkait dengan alasan yang sama, sulit ditemui di kantor dan saat dihubungi via WhatsApp dan telepon tidak ada jawaban.*Reki alpiko.