Kenapa Harus Nan-Suko ?

oleh

Lubuklinggau, JS – Keseriusan bung Nanan, Sapaan akrab H. SN. Prana Putra Sohe kurun waktu lima tahun terakhir membangun Lubuklinggau tak diragukan lagi. Dia adalah sosok 5 terbaik Walikota Se-Indonesia.

Betapa tidak, berbagai perkembangan destinasi wisata, meliputi Taman wisata Bukit Sulap, Kampung warna warni, Taman kurma Masjid Agung Assalam, Air terjun temam, tempat bermain anak-anak stadion silampari, bahkan sampai ke pembangunan infrastruktur, sarana prasarana begitu nyata terasa. Berkat tangan dingin sangat sang Maestro berduet dengan H Sulaiman Kohar (Suko) mampu memajukan kota Lubuklinggau.

“Berslogan LINGGAU BISA dan berjuluk Sebiduk Semare ” Satu perahu satu tujuan”, “Kita warga Kelurahan bandung kiri tetap konsisten melanjutkan Nansuko jilid 2 karena sudah benar-benar terbukti baik secara insfratuktur, tatanan penyelenggaraan pemerintahan yang baik sehingga tidak ada penyalahgunaan wewenang yang menimbulkan praktek korupsi,” ujar Yayan Rasyidi Tokoh muda bandung kiri blasteran suku linggau Minang, Senin (12/03).

Lebih lanjut, Menurut Yayan yang juga merupakan musisi Silampari mengatakan sangat bangga dengan cara kepemimpinan Nansuko, Lubuklinggau butuh orang-orang seperti mereka, “Saya doakan beliau untuk melanjutkan yang belum tercapai, karena masih banyak keinginan beliau untuk memajukan kota Lubuklinggau selain infrastuktur, sarana prasana dan tatanan pemerintahan yang baik,”paparnya.

Selain itu, Kota Lubuklinggau saat ini sudah bisa mengalahkan Kota-Kabupaten yang ada di Sumatera Selatan. Walaupun kota kecil kota yang tidak begitu besar, Lubuklinggau cukup terbilang terkenal, Kota Metropolis kedua setelah kota Palembang di Provinsi Sumatera Selatan.

“Terbukti saat ini dengan adanya bandara penerbangan yang sudah tiap hari ada penerbangan, dengan dua maskapai penerbangan mampu melayani 6 wilayah yang mengunakan jasa penerbangan ini, Meliputi Musi Rawas, Empat Lawang, Muratara dan Rejang lebong, Surolangun jambi dan sekitarnya,” katanya.

Berbagai program prorakyat sangat terasa, keadaan jalan-jalan yang ada diplosok sudah tembus semua, sudah tidak ada lagi daerah-daerah kumuh, semua sudah direvitalisasi oleh NAN-SUKO, kekurangan akan dilanjutkan diperiode selanjutnya.

“Contoh di RT 04, RT03 Kel. Bandung Kiri waktu sebelum Nanan Menjabat itu termasuk daerah kumuh di dalam wlilayah kota tapi saat ini sudah keluar dari zona itu karena beberapa pembangunan bedah rumah di lakukan oleh pemkot untuk warga RT 04, RT 03 di kelurahan bandung kiri,”urai Yayan.

Ditambahkannya kalau bicara Lubuklinggau saat ini, sangat jauh berbeda 10-15 tahun lalu, Destinasi ke-4 Wisata yang tunjang oleh beberapa hotel-hotel, Lubulinggau bisa dikenal di daerah lain sampai ke ibu kota, Investor besar di ibukota contohnya Lippo berani mengelontorkan uang segitu banyaknya untuk membuat salah satu pusat pembelanjaan di kota lubuklinggau, dan juga pengusaha lokal dari palembang JM Group serta Daffam Hotel dan hotel bintang lima saat ini sedang dalam penggarapan yaitu Sultan Rajo.

“Itu bukti kepercayaan mereka terhadap Kota Lubuklinggau atas kepemimpinan Nan-Suko,”katanya.

Lanjut Yayan menambahkan seharusnya Masyarakat Kota Lubuklinggau bangga ada bung Nanan dan pak sulaiman Mungkin kedepan sulit mencari sosok penganti beliau berdua, meskipun ada tapi butuh proses. Nanan selain supel juga gaul dan apa adanya, Sulaiman senior ASN terbaik dizamannya dan pernah menjabat sekda di Musi Rawas, Walikota dan Wakil Walikota terharmonis, biasanya saat berjalan 2 tahun pasti ada konflik politik ataupun konflik emosi tapi Nan-Suko tidak.

“Dengan anak muda apapun kegiatan kepemudaan yang positif Nan-Suko selalu mensupport dengan partisipasi yang tinggi beliau selalu mau menjadi pembina, dibidang Kesenian beliau juga konsekuen, sebagai pelaku seni saya dan TIM Smare Band melalui Mayor7 Studio Recording memberikan apresiasi melalui lagu dengan Judul “Bersama Kita Bisa”,”tutupnya. *AR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *