Jalan Tak Dibangun, Warga Griya Asri Desak Walikota Cabut Izin PT CAG

oleh -1.824 Dibaca

LUBUKLINGGAU, JS – JALAN di Komplek Perumahan Griya AsriĀ  Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan Bak kubangan kerbau, Sabtu (1/02).

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media Jurnal Silampari.com, diketahui warga di Komplek Griya Asri sudah bertahun-tahun menahan kesabaran, lantaran Jalan perumahan tak kunjung diperbaiki PT. CAG (Cipta Arsi Griya) selaku pihak pengembang sejak awal berdiri Komplek perumahan tersebut.

Ketua Forum Warga Griya Asri, M Ikhwan Amir menungkapkan bahwa warga Komplek Perumahan Griya Asri tidak bisa lagi menahan kesabaran atas kesewenang-wenangan dan acuh tak acuh dari pihak pengembang PT. CAG dan sebagai bentuk protes, warga sudah melakukan oenggalangan tanda tangan.

“Cukup sudah kami bersabar. Lihatlah kondisi jalan kami seperti jalan dalam kebon. Jalan ini bak kubangan kerbau, semenjak berdirinya perumahan ini belum pernah sekalipun ada perbaikan jalan dari PT. CAG. Sudah berapa banyak warga yang jatuh bermitor. Bahkan yang sangat miris, ada warga kami ibu hamil yang keguguran, akibat kondisi jalan yang hancur dan berlubang, mulai dari pangkal masuk area Komplek perumahan hingga ujung jalan perumahan hancur semua,”bebernya.

Bahkan “ada satu hal lagi yang membuat warga kesal adalah pihak pengembang dengan sewenang-wenang membangun gapura pintu masuk Komplek Perumahan Griya Asri dengan mengganti nama Perumahan Pondok Palem Indah. Padahal alamat KTP kami itu Komplek Perumahan Griya Asri, entah apa maksudnya PT. CAG ini,”sambungnya.

Untuk itu,lanjut pria yang akrab disapa Awang ini, menindaklanjuti kondisi tersebut, pada 28 Januari 2020 Forum Warga Griya Asri menggelr musyawarah dengan menghasilkan beberapa keputusan.

Pertama, pihak Developer PT. CAG untuk segera menyerahkan aset kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau baik jalan maupun fasilitas umum lainnya.

Kedua, agar dalam waktu dekat pihak PT.CAG untuk segera melakukan pembangunan atau perbaikan jalan-jalan yang berada di Komplek perumahan Griya Asri.

Atas dasar akumulasi permasalhan yang timbul tersebut, Forum Warga Griya Asri akan menggelar aksi unjuk rasa sebagai wujud menuntut hak warga, baik di Bank BTN, PT.CAG maupun Kantor Walikota.

“Langkah selanjutnya, kita akan mendesak Bank BTN agar menyampaikan teguran keras kepada PT. CAG dan Mendesak Walikota H SN Prana Putra Sohe agar segera mencabut izin PT. CAG,”pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, belum ada pihak dari Pengembang PT.CAG yang bisa dimintai keterangan.*Reki Alpiko.