Hendi Budiono : Berani Berdebat, Bila Nan-Suko Tak Berpihak Pada Masyarakat

oleh

Lubuklinggau, JS – Tokoh Politik partai pengusung PBB Paslon Nomor urut 2 Nan-Suko sekaligus Tokoh Masyarakat Lubuk Tanjung Hendi Budiono melakukan orasi politik di acara kampanye dialogis Paslon Nomor Urut 2, Kamis (05/04/18) di Kelurahan Lubuk Tanjung sekira pukul 14.00 WIB.

Penampilan Hendi Budiono membakar semangat pendukung Nan-Suko (SN. Prana Putra Sohe – Sulaiman Kohar) yang hadir hingga mengelora dan membuat masyarakat Lubuk Tanjung semakin jatuh hati kepada Paslon Nomor urut 2 Nan-Suko.

Dalam orasi politiknya Hendi Budiono mengatakan Lubuk Tanjung di Lima Tahun yang lalu mencatat sejarah, Lubuk Tanjung memberikan suara terbanyak memilih Nan-Suko.

“Lubuk Tanjung ini diserang di segala sudut, di segala lini segala penjuru semua berdiri untuk melawan Nan-Suko, tetapi Allah berkehendak lain hati nurani kita dibolak balik bagaimanapun kita pada saatnya tetap satu pedapat kita tetap memenangkan Nan-Suko dan mencatat Sejarah,”katanya.

Ditambahkan Hendi, kemenangan itu perlu kita jaga, ini adalah harga diri warga Lubuk Tanjung, jadi wajar ketika Nan-Suko menjabat, wilayah Lubuk Tanjung menjadi prioritas.

“Saya berani berdebat, dengan berdasarkan Data dan Fakta dan tidak mengedepankan emosi, berdebat dengan siapa pun, dengan kelompok mana pun yang mengatakan Nan-Suko tidak berpihak pada masyarakat khususnya masyarakat Lubuk Tanjung, apa saja yang diinginkan oleh masyarakat Lubuk Tanjung yang belum di penuhi oleh Nan-Suko, untuk Kesie apa yang dimau dipenuhi, jalan becek dibangun, dari atas sampai bawah, Mulus bagaikan kelereng melintas di atas seng, “katanya diiringi gemuru tepuk tangan masyarakat Lubuk Tanjung.

Lebih lanjut Hendi mengatakan jembatan putus air bah besar datang, beliau langsung sampaikan kepada Pak SN.Prana Putra Sohe (Nanan) untuk membenarkan jembatan tersebut maka tidak sampai dalam satu bulan jembatannya sudah berdiri lagi walaupun belum ada tahun anggarannya.

“Ini Fakta, semua jalan tahun ini sudah disurve kemarin, Jalan Pukesmas, jalan di Ansori, jalan belakang ini, Jalan di rumah Yut, jalan di RT 05 (lima) di rumah rizat di bagusin semua, sempat heboh di kelurahan kita bahwa jembatan ketue ada yang mendata memberi semen 14 Sak, 2 tahun yang lalu 300 sak Nan-Suko bantu bangun ketue itu, mereka berencana mau bangun jembatan, tahun ini sudah masuk anggaran dan sudah titik nol ketue ulu kesungai pisang dengan ketupe ilo arah ke bukit sulap dua buah jembatan itu dibangun semua, artinya Nan-Suko tidak berjanji dan memberi janji Nan-Suko memberi Bukti, kenapa saat ini saya berani berdiri dan mempertarukan diri mengajak masyarakat memilih Nan-Suko inilah fakta buktinya,”tutupnya.*Akew

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *