H Syarif Hidayat Dukung Terwujudnya Perhutanan Sosial di Muratara

oleh -203 Dibaca

MURATARA, JS – BUPATI Musi Rawas Utara, H Syarif Hidayat mendukung dan menyambut baik terwujudnya Perhutanan di Kabupaten Musi Rawas Utara, Kamis, (17/6).

Hal ini disampaikan H Syarif Hidayat dalam Audiensi dengan Pengurus Poros Hijau Indonesia Kabupaten Muratara.

“Kami sangat bersyukur ada yang perduli terhadap pengelolaan hutan saat ini. Apalagi terkait pemberdayaan masyarakat disekitar hutan kawasan,”jelas Syarif.

Tentu, lanjut Bupati, dalam hal ini kita sangat mendukung penuh apa yang menjadi tujuan dari teman – teman Pengurus Poros Hijau Indonesia untuk mewujudkan Program Perhutanan Sosial yang ada di Kabupaten Muratara.

“Apalagi untuk meningkatkan ekonomi masyakarat, kita sangat terbuka sekali dan siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah berserta OPD terkait untuk mendukung kegiatan POHI Muratara,”bebernya.

Oleh sebab itu, lanjut H Syarif Hidayat, jangan sungkan – sungkan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Daera,h jika nanti ada kendala kedepannya.

“Silahkan disampaikan karena kita berharap masyarakat Muratara ini dapat maju dan berkembang untuk memajukan Desanya masing masing,”tutupnya.

Sementara itu, Koordinator Pengurus Poros Hijau Indonesia Kabupaten Muratara, Febri Habibi Asril, menyampaikan bahwa tujuan dari Audiensi antara Pemerintah Daerah, POHI dan KPH Rawas ini adalah untuk
mewujudkan program Perhutanan Sosial yang tersebar dibeberapa Desa di Kabupaten Muratara.

“Selama ini kita sudah berjalan ke beberapa Desa yang nantinya kita usulkan untuk mendapatkan Izin mengelolah hutan dengan skema kemitraan dengan mengedepankan kelestarian lingkungan berdasarkan letak dan geografis Desa yang kita usulkan,”ujarnya.

Adapun, lanjut Febri, target pihaknya untuk mewujudkan Perhutanan Sosial dengan skema pemberdayaan di Kabupaten Muratara untuk sementar ini yakni ada 7 (tujuh) Desa diantaranya Desa Pulau Kidak, Desa Jangkat, Desa Lubuk kumbung, Desa Tanjung Agung, Desa Terusan, Desa Muaratiku, Desa Sukaraja dengan 10 ribu Hektar.

“Kita berharap agar Pemerintah Daerah dan OPD terkait untuk dapat mendukung penuh program yang telah kita jalankan ini, karena untuk progres sendiri kita sudah hampir 80 % dan tinggal pemetaan lagi dan Insya Allah akan rampung dalam beberapa bulan kedepan,”pungkasnya.*Reki Alpiko/rls