Gencarnya Tender Proyek Ditengah Wabah Covid-19, Menuai kritikan Pedas

oleh -669 Dibaca

MURATARA, JS – PEMERINTAH Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dianggap tak serius menghadapi wabah Covid-19 yang melanda Bumi Pertiwi.

Pasalnya, ditengah Covid-19 yang saat ini melumpuhkan perekonomian tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), gencar melanjutkan proses tender proyek. Sehingga hal tersebut menuai berbagai kritikan dari berbagai pihak.

Salah satunya, Angga Juli Nasution yang merupakan Pemuda Muratara asli Desa Remban Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara Provinsi Sumatera Selatan.

Bahkan, dari 18 paket proyek itu total nilainya fantastis mencapai angka Rp45.139.000.000 atau Rp45 miliar.

Menurut Angga, Pemerintah Kabupaten Muratara belum serius dalam memutus mata rantai virus Corona/Covid-19.

“Seharusnya yang diutamakan keamanan dan kesehatan masyarakat, bukan malahan mengesahkan tender proyek. Bahkan, dari 18 paket proyek itu total nilainya sangat fantastis mencapai angka Rp45.139.000.000 atau Rp45 Milyar,”jelas Angga, Minggu (03/05).

Sebenarnya, lanjut Mantan Ketua DPC GMNI Kota Lubuklinggau Periode 2015-2017 ini, yang dilakukan saat ini adalah bagaimana memikirkan nasib masyarakat ditengah pandemi Covid-19 ini, apalagi hari ini sudah bertambah kasus ODP dan warga yang positif.

“Berarti sangat mengancam keselamatan masyarakat Muratara, dan seharusnya Bupati harus siap, dan sigap karena menginggat Bupati H Syarif Hidayat merupakan Ketua Gugus Covid -19,”tegasnya.

Seyogyanya, Bupati kesampingkan terlebih dahulu masalah yang lain, seperti tentang proyek,dan politik, karena bukan rahasia umum lagi jika Bupati akan mencalonkan kembali di Pilkada 2020.

“Disini sudah terlihat dan memang benar Bupati tidak serius dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid -19. Ayolah Bapak Bupati lakukan sesuatu untuk meringankan beban masyarakat, karena kita ketahui dimasa pandemi ini masyarakat susah sekali mencari uang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,”pungkasnya.*Reki Alpiko/rls.