Eksistensi GmnI adalah Kado Terindah Diesnatalis Ke-64

oleh

Lubuklinggau, JS – Dengan tema Menyulam kebangsaan dan suasana sederhana Diesnatalis GmnI ke-64 dirayakan dengan Yasinan bersama, Minggu (25/03) di Sekretarit DPC GmnI jalan Arjuna Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan.

Hadir dalam acara Diesnatalis ke-64 GmnI sesepuh GmnI Hasanudin AR, Ketua Persatuan Alumni (PA) GmnI Lubuklinggau Hendri Almawijaya beserta Anggota, Ketua PA GmnI Musi Rawas Lendri Alpikar beserta Anggota, Ketua PA GmnI Muratara Ardiyanto beserta anggota dan seluruh Kader GmnI Cabang Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara.

Ketua DPC Gmni Kota Lubuklinggau Rikek mengucapan terima kasih kepada Alumni-Alumni GmnI yang dapat hadir dan mohon Maaf tidak bisa memberikan Kado yang istimewa di Disnatalis ditahun ini.

“Kalau tidak ada Alumni, GmnI tidak bisa berkembang, tetapi komunikasi yang baik dan selalu tetap berjalan dengan baik itu merupakan kado terbesar untuk kami,”katanya.

Afrizal Mewakili PA GmnI mengatakan kader GmnI harus cermat dengan isu yg ada, tidak mudah tergoyang untuk kepentingan sesaat seperti isu-isu yang berkembang saat ini.

“Saat Ini Tahun Politik, jangan tertalu tertarik dengan Kepentingan politik, selaku Mahasiswa harus bisa memilah,”katanya.

Hal senada Lendri Alpikar juga mengatakan jangan terjebak dalam Pilkada dan jangan ikut-ikutan, suksesi Kader adalah kado terindah buat kami selaku PA GmnI.

“Mahasiswa Jajaran Konsepsional, sedangkan senior sudah pada aplikasi yang sebenarnya mereka punya kepentingan masing-masing”katanya.

Lebih lanjut Lendri mengatakan kader GmnI jangan terkotak-kotak, jangan tervaksun-vaksun.

“Tidak Ada GmnI Si A, tidak ada GmnI Si B, atau si C, Insyaa Allah kedepan kita akan memiliki Sekretariat Permanen dan kita harus menyatu,”tutupnya.*Akew

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *