Dua Tahun Menjabat, Masyarakat Kecewa Dengan Kinerja Bupati Mura

oleh

#Masih Banyak Jalan Rusak Parah Dan Berlobang

Musi Rawas, JS – Selama dua tahun menjabat sebagai bupati Musi Rawas (Mura), kinerja H. Hendra Gunawan dipertanyakan masyarakat. Hal ini dikarenakan masih banyak jalan yang rusak parah dalam wilayah yang bejargon Mura Sempurna tersebut. Kekecewaan tersebut diungkapkan M Ikhwan Amir ketua Jaringan Aktivis98 setelah dirinya melakukan investigasi ke beberapa daerah kabupaten Musi Rawas.

“Kami mendapatkan hasil setelah melakukan investigasi ke daerah-daerah yang masuk ke dalam wilayah Musi Rawas. Kami menyusuri jalan masuk wilayah selangit dari Lintas sumatera, infrastruktur sepanjang jalan disana mulai dari kelurahan Selangit, Taba Rena, Taba Gindo, Muara Nilau masih banyak jalan-jalan yang hancur dan berlobang,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, jika keadaan jalan ini sangat memprihatinkan, sehingga masyarakat desa setempat mencari solusi sendiri untuk mengatasi jalan yang rusak dan berlobang tersebut.

“Saat ini masyarakat berinisiatif menutup jalan-jalan berlobang tersebut dengan bongkahan batu dan batang pohon kelapa, tentu ini sangat memprihatinkan sekali dan kinerja Bupati Mura selama ini patut dipertanyakan karena rakyat kecewa,” ujarnya.

Di daerah lain, sambungnya, malah ada jalan yang lebih parah lagi, padahal wilayah tersebut merupakan basis bupati untuk mendapatkan suara dalam pemilihan kemarin.

“Megang Sakti, BTS Ulu, Muara Lakitan dan masih banyak lagi daerah yang jalannya lebih hancur. Sebenarnya ini sangat disayangkan, mengingat ini merupakan daerah basis bupati sewaktu pemilihan kemarin,” sambungnya.

Saat melakukan investigasi, kelompok yang mengatasnamakan Jaringan Aktivis98 tersebut meyapa warga guna menanyakan jalan yang ada di daerahnya tersebut, namun jawaban kecewa yang mereka dapatkan.

“Kami mencoba menyapa warga disana dan bertanya, siapo Bupati-nyo mang ug bangun jln ini? Mereka jawab Riduan. Rupanya jalan itu peninggalan RM semasa bupati. Saya kaget, mungkin cara seperti itu ungkapan kekecewaan warga, maksudnya selama bupati saat ini, jalan-jalan belum dibangun kembali,” jelasnya.

Dua tahun kepemimpinan bupati Mura saat ini menjadi catatan tersendiri bagi Pemkab dan mengkoreksi agar segera memperbaiki serta membangun jalan yang rusak, karena itu akses utama bagi masyarakat dan bisa meningkatkan pereokonomian warga.

“Maka dari itu kami dari Jaringan Aktivis98 menghimbau Pemkab Mura agar segera memperbaiki kinerja disisa pemerintahannya, segera memperbaiki akses jalan-jalan yang rusak dan berlobang, kalau kiranya bupati Mura tidak mampu, kami meminta segera mundur dan legowo. Stop politik dinasti dan bagi-bagi kekuasaan,” pungkasnya.*Akew

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *