Belum Genap 1 Tahun, Jalan Periodik Senilai Rp 1,4 Milyar Sudah Rusak

oleh

MUSI RAWAS, JS – JALAN periodik penghubung antara wilayah Sumber Harta, Sumber Sari, Madang, Kebun Kulim kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan, belum genap 1(satu)tahun sudah mulai hancur dan mengalamai keretakan.

Diketahui, Jalan yang menelan dana 1.482.176.000  tersebut, dikerjakan melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga menggunakan Dana APBD ini sangat dibutuhkan oleh warga selain untuk mempermuda transportasi juga menjadi jalur perekonomian.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, Minggu (23/02) beberapa retakan tampak terlihat hampir disepanjang jalan, secara umum masih bagus karena belum setahun, akan tetapi banyak terdapat retak-retak.

“Belum setahun dibangun mas, saya tidak tahu kualitasnya bagus atau tidak saya tidak memahami. Hanya saja kenyataannya belum lama dibangun sudah banyak yang retak,”ungkap Bejo(56) warga Sumber Harta.

Sementara itu, Penggiat anti Korupsi Marwan Perwira, Senin (24/02) saat dimintai tanggapan sangat menyesalkan tindakan kontraktor pelaksana dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Musi Rawas yang dinilai bekerjasama diduga dan disinyalir kuat melakukan konspirasi untuk mengurangi mutu dan kualitas jalan tersebut. Sehingga baru beberapa bulan dikerjakan sudah terjadi kerusakan.

“Dari sisi pengawasan, kuat dugaan dalam proses pengerjaannya telah terjadi tindak pidana korupsi berupa ketidaksesuaian keteknikan, RAB/Bestek, mutu, kualitas dan kuantitas pekerjaan,”jelas Marwan.

Lebih lanjut, Marwan berharap kepada Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dan Tipikor Polres Musi Rawas untuk dapat menindaklanjuti persoalan ini dan membongkar oknum-oknum yang ikut memainkan peran dalam pembangunan jalan tersebut.

“Bila baik pekerjaannya kedepan pembangunan di Musi Rawas dapat lebih bermutu sesuai dengan harapan masyarakat,”tutupnya.

Saat awak media berupaya untuk menemui Pihak Dinas PU-BM Kabupaten Musi Rawas untuk menanggapi persolan tersebut, namun sampai berita ini diterbitkan tak satupun pihak PU-BM dapat ditemui.*Reki Alpiko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *