‎Pemkab Sosialisasikan Pendidikan Politik Kepada Pemilih Pemula 

oleh -1.240 Dibaca

Muratara, JS – ‎Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengadakan sosialisasi pendidikan Politik kepada pelajar dan perwakilan generasi Muda dari tujuh Kecamatan dalam diwilayah Kabupaten Muratara.

Acara dibuka Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang diwakili Asisten 1 Tarmizi, dihadiri oleh Kaban Kesbangpol Muratara Hj Herawati, Kapolsek Rupit AKP Yulfikri, Kasat Polpp Haidir Kalingi, Dinas Pendidikan diwakili Barbara. Acara  berlangsung di Aula Siti Rahma RM Sederhan‎a Rupit sebagai Nara Sumbernya Bapak Halim dari KPUD Muratara dan dari Kesbangpol provinsi Sumatera Selatan Kurniawan dan Fadilah dari Universitas MURA, Selasa (6/03).

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muratara Hj Herawati mengatakan dengan diadakan sosialisasi pendidikan politik bagi pelajar dan generasi muda, memberikan ilmu tentang perlunya pendidikan politik bagi pelajar dan generasi muda.

“Sebagai pemilih pemula mengingat tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun politik di Sumatera Selatan dan seluruh bangsa Indonesia,”jelas Keban Kesbangpol Muratara.

Ia berharap dengan dilaksanakannya sosialisasi pendidikan politik dikalangan pelajar dan remaja sebagai pemilih pemula, tingkat partisipasi pemilih dapat meningkat dan jangan ada Golput (Golongan Putih) karna suara kita menentukan ‎keberhasilan pembangunan kedepan.

“Kenapa kita berpolitik, karna ini banyak menyangkut tentang bangsa, masyarakat, negara dan pemerintah. Jadi kalau kita tidak berpolitik maka negara kita tidak bagus,”jelasnya.

Dirinya berpesan kepada peserta sosialisasi, jangan menyentuh narkoba, menggunakan narkoba karna itu merusak generasi dan menghancurkan generasi kita.

Sementara Asisten 1 pemkab Muratara Tarmizi mengatakan tujuan kegiatan ini adalah mewujudkan anak bebas dari narkoba‎ serta memberikan pemahaman kaum muda tentang sangsi hukum yang berkaitan dengan kenakalan remaja. Usia remaja merupakan masa Puber sehingga mereka mudah sekali terjerumus kedalam ajaran dan terjebak bandar-bandar narkoba. Untuk itu harus selalu dilakukan pemantapan, pembinaan terhadap siswa yang akan beranjak remaja.

“Kita bersama harus membantu, membentengi generasi muda ini dengan pemahaman yang betul-betul tentang Radikalisme dan terorisme agar mereka tidak terpedaya, jangan sampai mereka menganggap mencuri harta orang tua adalah halal untuk pergerakan radikal,”katanya.

Sambung Tarmizi, jangan sampai mereka nanti berpendapat merampok harta orang lain adalah halal untuk mencapai tujuan mereka, anak-anak kini telah menjadi sasaran kelompok-kelompok radikal untuk merekrut dan menyebarkan paham ideologinya karena kondisi psikologis dan rasa keingintahuan yang tinggi tampaknya menjadi penyebab mudahnya pengaruh paham radikal yang diterima anak-anak.

“Kalian (pelajar-red) sekarang sudah termasuk pemilih pemula‎, justru karna itulah dalam proses pilkada ini mari kita jaga persatuan dan kesatuan, mari kita jaga hubungan silaturrahmi kita jangan sampai diantara kalian gara-gara pilgub kalian berbenturan atau berkelahi. Oleh karena itulah kami pemkab muratara sangat mengharapkan agar pelaksanaan pilgub yang jatuh pada tanggal 27 juni 2018 mendatang agar terjaga keamanan dan kondusif,”ujarnya.

Selanjutnya Tarmizi mengatakan, kepada anak-anakku sekalian jauhilah narkoba, kalau ada orang yang mengedarkan narkoba di daerah kita, ditempat tinggal kita, disekeliling kita, tolong informasikan kepada pemkab Muratara, pihak keamanan, karna narkoba adalah musuh yang paling berat.

“Narkoba adalah pembusukan generasi muda, jangan sekali-kali kalian mencoba narkoba. Narkoba tidak kenal tentara, tidak mau tau dia polisi, tidak mau tau dia pak kiai apalagi artis, jadi narkoba ini ilmunya paling tinggi, siapapun mendekati, siapapun yang mencoba pasti dia terjebak,”pungkasnya.*AK