ULP Mura Diduga Kongkalikong, Gapesindo Datangi Polres

oleh

Musi Rawas, JS – Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapesindo) Kota Lubuklinggau menduga ada Kongkalikong dan kejanggalan pada proses tender pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

Kejanggalan dan dugaan Kongkalikong tersebut membuat Gapesindo Kota Lubuklinggau mendatangi Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Musi Rawas guna berkoordinasi dan melaporkan beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan tender, Selasa (6/8).

Bambang Ekalaya selaku Ketua Gapeksindo Lubuklinggau mengungkapkan bahwa ada beberapa poin didalam pelaksanaan tender, diduga telah terjadi persengkongkolan.

“Yakni disaat tahap penawaran Harga Satuan Pekerjaan (HSP) yang mana pemenang yang ditetapkan oleh Kelompok Kerja (Pokja) ULP, harga penawaran mendekati HSP, sedangkan penawar dengan harga lebih rendah masih ada. Termasuk, hanya satu peserta yang melakukan penawaran, padahal peserta tender lebih dari tiga,”katanya.

Selanjutnya Gapesindo Lubuklinggau menduga proyek tersebut sudah ada yang punya, jika penawaran tunggal secara bebas Pokja dengan sendiri menggugurkan dengan alasan yang tidak jelas.

“Maka dari itu, Gapeksindo berharap ada penyelidikan atas proyek yang diduga terdapat persekongkolan dengan daftar proyek sudah di serahkan ke Tim Tipikor,” ujarnya.

Semantara itu Kapolres Musi Rawas melalui Kanit Tipikor Khairil, menanggapi tuntutan pihak Gapeksindo dan akan melakukan penyelidiki dari dokumen yang ada dan akan memanggil pihak Pokja ULP Mura terhadap proyek yang diduga ada persekongkolan jahat untuk meloloskan pemenang proyek.

“Kita akan panggil pihak Pokja ULP Mura,”tutupnya.*Febri Habibi Asril

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *