Reki Alpiko Desak Manager PLN Linggau MUNDUR

oleh -58 Dibaca

#Sudah Bayar Sesuai Kesepakatan Belum Juga Dibuka Blokir

LUBUKLINGGAU JS – MENYIKAPI carut marutnya persoalan yang dialami Pelanggan PLN Prabayar di Kota Lubuklinggau. Dimana, sering dan selalu terjadi kerusakan dari Material atau Unit KWH Prabayar sehingga menyebabkan Pelanggan dikenakan biaya susulan dengan berbagai alsan yang menyudutkan, membuat semua pihak angkat bicara.

Salah satunya, Reki Alpiko yang dikenal sebagai Aktivis berambut ikal. Menurut dia, hal ini sudah sangat sering terjadi. Kerusakan KWh Prabayar seakan-akan PLN itulah yang benar.

“Ini apa benar kebijakan pusat,PLN Pusat mengetahui atau hanya berputar di Ranting Lubuklinggau saja. Mengingat sudah banyak masyarakat mengeluh dibebankan biaya susulan akibat melapor KWh rusak ditambah lagi stok KWh belum ada. Lebih ironi lagi, masyarakat di cari-cari kesalahannya, mungkin katanya mutasi dari KWh Manual ke KWh Token, alsan kena pohon tumbang lah dan lain sebagainya,”beber Reki, Senin (25)1).

Jika tidak segera membayar lanjut dia, status di P2TL kan dan diblokir dari sistem

“Nah, ini kan sangat dzolim. Apakah Manager mengetahui hal ini atau tidak? Jika hal ini tidak ada pembiaran dan ada indikasi akal-akalan oknum saja. Maka Manager PLN Ranting Lubuklinggau harus Mundur dari jabatannya. Jika hal ini tidak diindahkan ataupun ditindak lanjuti maka kami siap turun aksi di depan Kantor PLN Ranting Lubuklinggau,”desak dia.

Sementara Pelanggan Tanjung/Jack ,lanjut Reki telah menuruti apa yang diminta pihak PLN Ranting Lubuklinggau
untuk menyetorkan sejumlah uang agar bisa dibuka blokir. Namun,hingga sekarang belum juga di buka.

“Tadi kata saudara saya yang datang ke PLN..kita diminta membayar Rp.200 ribu terlebih dahulu ke Indomart/supeemarket dan akan secara otomatis dibuka blokir. Sesangkan sisanya 700 ribu dicicil selama5(lima) bulan. Tapi, lagi-lagi masih terblokir,”pungkasnya.