MANTUL!!! Agus : Kemenangan Ramah Berarti Berdasarkan Data

oleh -449 Dibaca

MUSI RAWAS, JS – KEMENANGAN pasangan calon (paslon) 01, Hj Ratna Machmud – Hj Suwarti dalam pilkada serentak 2020 di Kabupaten Musi Rawas, berdasarkan data rekapitulasi internal paslon 01 yang pasti, sehingga memiliki dasar data akurat.

Pengamat politik yang juga Ketua Prodi Magister (S2) Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Bengkulu, Dr Mas Agus Firmansyah menjelaskan, kemenangan paslon no urut 01 Ramah Berarti atas H2G Mulya dalam pilkada Musi Rawas 2020, ada beberapa hal yang harus di pahami, yakni keunggulan Ramah Berarti 54% atas H2G Mulya 46% pada 80% suara masuk adalah hasil rekapitulasi internal paslon 01 maupun desk pilkada pemerintah daerah, Rabu (9/12).

“Mengacu pada UU 10/2016, tentu kita harus menunggu rekapitulasi manual secara resmi dari lembaga berkompeten, yaitu KPU Musi Rawas sesuai jadwal pilkada kelak. Namun, jikapun hasil akhir rekapitulasi memenangkan paslon Ramah Berarti pada angka lebih kurang 54% pada suara masuk 80%, tentu berdasarkan data C1 yang dimiliki oleh saksi paslon 01, tidak mungkin merupakan klaim tanpa dasar,” ungkapnya.

Sebagai acuan basis data, ada hasil survey kecenderungan publik RRP pada akhir Oktober 2020 yang menyatakan hasil keunggulan Ramah Berarti sebesar 59,03 atas H2G Mulya.

“Artinya, keterpilihan paslon 01 memiliki dasar data bukan gejala yang tiba-tiba. Bahwa ada lembaga survey lain yang menyatakan sebaliknya, tentu lembaga tersebut memiliki metode, waktu, atau mungkin yang berbeda. Itu sah-sah saja dalam sebuah survey ilmiah. Dalam kapasitas sebagai bagian dari RRP yang beberapa waktu lalu melakukan survey keunggulan Ramah Berarti, tentu keunggulan ini bukan merupakan sesuatu yang mengagetkan, karena didukung basis data. Tinggal tunggu saja hasil finalnya pada rapat pleno penyelenggara secara bertingkat (KPPS, PPK maupun KPU) yang memiliki otoritas untuk melegitimasi keunggulan paslon,” jelasnya.

“Last but not least, kita menyarankan masing-masing paslon meng-collect seluruh dokumen C1, D1, DA maupun DB dari seluruh tingkatan rekap untuk mendukung legalisasi dari klaim kemenangan yang disampaikan,” tutupnya. (*)